Translate

Tehnik Konstruksi Sosrobahu

Teknik Sosrobahu merupakan teknik konstruksi yang digunakan terutama untuk memutar bahu lengan beton jalan layang dan ditemukan oleh Tjokorda Raka Sukawati. Dengan teknik ini, lengan jalan layang diletakkan sejajar dengan jalan di bawahnya, dan kemudian diputar 90° sehingga pembangunannya tidak mengganggu arus lalu lintas di jalanan di bawahnya.
Jalan layang di atas Jalan Ahmad Yani (By Pass) Jakarta, Indonesia. Lokasi di perempatan lampu merah Pramuka-Pemuda-Bypass. Jalan layang ini dibangun dengan menggunakan teknik konstruksi Sosrobahu, yakni lengan beton panjang penopang gelagar beton diputar di atas pylon. x


Teknik ini dianggap sangat membantu dalam membuat jalan layang di kota-kota besar yang jelas memiliki kendala yakni terbatasnya ruang kota yang diberikan, terutama saat pengerjaan konstruksi serta kegiatan pembangunan infrastrukturnya tidak boleh mengganggu kegiatan masyarakat kota khususnya arus lalu-lintas dan kendaraan yang tidak mungkin dihentikan hanya karena alasan pembangunan jalan.

Latar belakang

Pada tahun 1980-an, Jakarta yang memang sudah mengalami kendala kemacetan lalu lintas, banyak membangun jalan layang sebagai salah satu solusi meningkatkan infrastruktur lalu-lintas. Sebagai kontraktor saat itu, PT. Hutama Karya mendapatkan order membangun jalan raya di atas jalan by pass A. Yani di mana pembangunannya harus memastikan bahwa jalan itu harus tetap berfungsi.

Dengan permasalahan tersebut, para direksi Hutama Karya berdiskusi setelah mendapatkan order membangun jalan layang antara Cawang sampai Tanjung Priok sekitar tahun 1987. Persoalan rumit diurai, yang diperlukan untuk menyangga badan jalan itu adalah deretan tiang beton, satu-sama lain berjarak 30 meter, di atasnya membentang tiang beton selebar 22 meter. Batang vertikalnya (pier shaft) berbentuk segi enam bergaris tengah 4 meter, berdiri di jalur hijau. Hal ini tidak sulit, yang merepotkon adalah mengecor lengannya (pier head). Jika dengan cara konvensional, yang dilakukan adalah memasang besi penyangga (bekesting) di bawah bentangan lengan itu, tetapi bekesting itu akan menyumbat jalan raya di bawahnya. Cara lain adalah dengan bekesting gantung tetapi membutuhkan biaya lebih mahal.

Di tengah masalah itu, Ir. Tjokorda Raka Sukawati mengajukan gagasan dengan membangun tiangnya dulu dan kemudian mengecor lengannya dalam posisi sejajar dengan jalur hijau, setelah itu diputar membentuk bahu. Hanya saja kendalanya adalah bagaimana cara memutarnya karena lengan itu nantinya seberat 480 ton.
1. Bangun tiang jalan.

2. Lengan beton jalan dibangun di antara dua jalur jalan, sejajar dengan jalanan yang padat di bawahnya.
3. Lengan beton jalan diputar 90 derajat. Jalan layang pun kemudian dibangun di atas lengan ini.


Inspirasi dari dongkrak hidraulik mobil

Ketika Tjokorda memperbaiki kendaraannya, hidung mobil Mercedes buatan 1974-nya diangkat dengan dongkrak sehingga dua roda belakang bertumpu di lantai yang licin karena ceceran tumpahan oli secara tidak sengaja. Begitu mobil itu tersentuh, badan mobil berputar dengan sumbu batang dongkrak. Satu hal yang ia catat, dalam ilmu fisika dengan meniadakan gaya geseknya, benda seberat apa pun akan mudah digeser. Kejadian tadi memberikan inspirasi bahwa pompa hidraulik bisa dipakai untuk mengangkat benda berat dan bila bertumpu pada permukaan yang licin, benda tersebut mudah digeser. Bayangan Tjokorda adalah menggeser lengan beton seberat 480 ton itu.

Kemudian Tjokorda membuat percobaan dengan membuat silinder bergaris tengah 20 cm yang dibuat sebagai dongkrak hidraulik dan ditindih beban beton seberat 80 ton. Hasilnya bisa diangkat dan dapat berputar sedikit tetapi tidak bisa turun ketika dilepas. Ternyata dongkrak tersebut miring posisinya. Tjokorda kemudian menyempurnakannya. Posisinya ditentukan persis di titik berat lengan beton di atasnya.

Untuk membuat rancangan yang pas, dasar utama Hukum Pascal yang menyatakan: "Bila zat cair pada ruang tertutup diberikan tekanan, maka tekanan akan diteruskan segala arah". Zat cair yang digunakan adalah minyak oli (minyak pelumas). Bila tekanan P dimasukkan dalam ruang seluas A, maka akan menimbulkan gaya (F) sebesar P dikalikan A. Rumus itu digabungkan dengan beberapa parameter dan memberikan nama Rumus Sukawati, sesuai namanya. Rumus ini orisinil idenya karena sampai saat itu belum ada buku yang membahasnya sebab memang tidak ada kebutuhannya.

Masalah lain yang muncul ada variabelnya yang mempengaruhinya, di antaranya adalah jenis minyak yang digunakan yang tidak boleh rusak kekentalannya (viskositas). Urusan minyak menjadi hal yang krusial karena minyak inilah yang meneruskan tekanan untuk mengangkat beton yang berat itu.
1. Bangun tiang jalan.
2. Lengan beton jalan dibangun di antara dua jalur jalan, sejajar dengan jalanan yang padat di bawahnya.
3. Lengan beton jalan diputar 90 derajat. Jalan layang pun kemudian dibangun di atas lengan ini.

Setelah semua selesai, Tjokorda mengerjakan rancangan finalnya yakni sebuah landasan putar untuk lengan beton yang dinamai Landasan Putar Bebas Hambatan (LBPH). Bentuknya dua piringan (cakram) besi bergaris tengah 80 cm yang saling menangkup. Meski tebalnya 5 cm, piring dari besi cor FCD-50 itu mampu menahan beban 625 ton.

Ke dalam ruang di antara kedua piringan itu dipompakan minyak oli. Sebuah seal (penutup) karet menyekat rongga di antara tepian piring besi itu untuk menjaga minyak tak terdorong keluar, meski dalam tekanan tinggi. Lewat pipa kecil, minyak dalam tangkupan piring itu dihubungkan dengan sebuah pompoa hidraulik. Sistem hidraulik itu mampu mengangkat beban beban ketika diberikan tekanan 78 kg/cm2. Angka ini sebenarnya angka misteri bagi Tjokorda saat itu.

Uji coba langsung di lapangan


Secara teknik penemuan itu belum diuji coba karena waktu yang terbatas, namun ia yakin temuannya itu bisa bekerja. Tjokorda bahkan berani bertanggungjawab bila lengan beton jalan layang itu tidak bisa berputar.

Pada tanggal 27 Juli 1988 pukul 10 malam waktu setempat (Jakarta), pompa hidraulik dioperasikan hingga titik tekan 78 kg/cm2. Lengan pier head itu, meskipun bekesting-nya telah dilepas, mengambang di atas atap pier shaft lalu dengan dorongan ringan sedikit saja, lengan beton raksasa itu berputar 90 derajat.

Ketika pier shaft itu sudah dalam posisi sempurna, secara perlahan minyak dipompa keluar dan lengan beton itumerapat ke tiangnya. Sistem LPBH itu dimatikan sehingga perlu alat berat untuk menggesernya. Namun karena khawatir kontruksi itu bergeser, Tjokorda memancang delapan batang besi berdiameter 3,6 cm untuk memaku pier head ke pier shaft lewat lubang yang telah disiapkan. Kemudian satu demi satu alat LBPH itu diterapkan pada kontruksi beton lengan jembatan layang yang lain.

Penamaan Sosrobahu dan pemberian paten


Pada pemasangan ke-85, awal November 1989, Presiden Soeharto ikut menyaksikannya dan memberi nama teknologi itu Sosrobahu yang diambil dari nama tokoh cerita sisipan Mahabharata. Sejak itu LBPH tersebut dikenal sebagai Teknologi Sosrobahu.

Temuan Tjokorda digunakan insinyur Amerika Serikat dalam membangun jembatan di Seattle. Mereka bahkan patuh pada tekanan minyak 78 kg/cm2 yang menurut Tjokorda adalah misteri ketika menemukan alat LBPH Sosrobahu itu. Tjokorda kemudian membangun laboratorium sendiri dan melakukan penelitian dan hasilnya berupa perhitungan susulan dengan angka teknis tekanan 78,05 kg/cm2, nyaris persis sama dengan angka wangsit yang diperolehnya sebelum itu.

Hak paten yang diterima adalah dari pemerintah Jepang, Malaysia, Filipina. Dari Indonesia, Dirjen Hak Cipta Paten dan Merek mengeluarkan patennya pada tahun 1995 sedangkan Jepang memberinya pada tahun 1992. Saat ini teknologi Sosrobahu sudah diekspor ke Filipina, Malaysia, Thailand dan Singapura. Salah satu jalan layang terpanjang di Metro Manila, yakni ruas Vilamore-Bicutan adalah buah karya teknik ciptaan Tjokorda. Di Filipina teknologi Sosrobahu diterapkan untuk 298 tiang jalan. Sedangkan di Kuala Lumpur sebanyak 135. Saat teknologi Sosrobahu diterapkan di Filipina, Presiden Filipina Fidel Ramos berujar, "Inilah temuan Indonesia, sekaligus buah ciptaan putra ASEAN". Sementara Korea Selatan masih bersikeras ingin membeli hak patennya.

Teknologi Sosrobahu ini dikembangkan menjadi versi ke-2. Bila pada versi pertama memakai angker (jangkar) baja yang disusupkan ke beton, versi keduanya hanya memasang kupingan yang berlubang di tengah. Lebih sederhana dan bahkan hanya memerlukan waktu kurang lebih 45 menit dibandingkan dengan yang pertama membutuhkan waktu dua hari. Dalam hitungan eksak, konstruksi Sosrobahu akan bertahan hingga 100 tahun (1 abad).

Menurut Dr. Drajat Hoedajanto pakar struktur dari Institut Teknologi Bandung, Sosrobahu pada dasarnya hanya metode sangat sederhana untuk pelaksanaannya (memutar bahu lengan beton jalan layang). Sistem ini cocok dipakai pada elevated toll road (jalan tol layang dalam kota) yang biasanya mengalami kendala lalu lintas dibawahnya yang padat. Sosrobahu terbukti bermanfaat dalam proses pembangunan jalan layang, sangat aplikatif, teruji baik teknis dan ekonomis.


Read More

Membuat kanopi teras rumah minimalis

=== ====




Kanopi ini sebenarnya bisa dibuat sendiri dengan sangat mudah, asalkan kita memiliki jiwa ketelatenan yang tinggi, jika tidak maka bukan jadi kanopi tetapi malah merusak kanopi bisa jadi.
Memang jika harus membeli kanopi sendiri sangatlah mahal, ketimbang harus beli mungkin sebagian masyarakat lebih suka membuat sendiri melalui jasa pembuatan kanopi. Tetapi, jika anda ingin membuatnya sendiri juga bisa, maka berikut ini adalah cara yang bisa anda gunakan untuk membuat kanopi sendiri.

Sebelum anda memutuskan untuk membeli bahan-bahan dasar kanopi, maka  telah disarankan untuk menentukan desain kanopi yang terlebih dahulu ditulis pada kertas dan mengukur fungsinya pula terlebih dahulu. Setelah itu selesai, barulah anda membeli bahan-bahan yang diperlukan dalam membuat kanopi.

Dalam membuat kanopi teras rumah minimalis ini tentu haruslah dengan hati-hati, hal itu supaya sesuai dengan keinginan anda.
Nah berikut ini adalah bahan-bahan yang harus anda beli atau persiapkan untuk membuat kanopi.
•    Besi siku 4x4cm dengan ketebalan 3mm.
•    Besi hollow 3.5×3.5cm dengan ketebalan 1.3mm.
•    Plat 3mm.
•    Plat`1 mm.
•    Atap seng gelombang
•    Dynabolt 10×50 mm.
•    Selft drilling screw (sekrup bor untuk memasang atap)
•    Cat warna.
•    Cat warna.
•    Thinner.
•    Alat-alat yang harus disiapkan:
•    Mesin las murah.
•    Mesin gerinda dengan mata potong.
•    Mesin bor(mata bor besi 8mm dan mata bor beton 10mm)Penggaris siku.
•    Pensil besi (untuk menandai besi yang akan dipotong)
•    Tang jepit/clamp (opsional).

Potong-potonglah semua besi tetapi harus sesuai dengan ukuran (tiang, palang penghubung tiang dan palang dudukan atap).
Kemudian penutup untuk besi holow.


Read More

Variasi Bentuk Tangga untuk Rumah Sederhana



Tangga mempunyai kedudukan sangat penting  karena membawa pretise bagi penghuni bangunan tersebut. Tetapi sekarang bila membuat bangunan disertai tangga sudah bukan  barang kemewahan lagi. Ini tidak lain karena tanah yang dipunyai tidak luas maka pengembangannya harus ke atas dan pasti memerlukan tangga.

Tangga harus memenuhi syarat-syarat antara lain:
  •     Dipasang pada daerah yang mudah dijangkau dan setiap orang pasti memerlukan
  •     Mendapat penerangan yang cukup terutama siang hari
  •     Mudah dijalani
  •     Berbentuk sederhana dan layak dipakai

Tangga berfungsi sebagai penghubung antara lantai tingkat satu dengan lainnya pada suatu bangunan.
Sudut tangga yang mudah dijalani dan efisien sebaiknya mempunyai kemiringan ± 40 º . dan jika mempunyai kemiringan lebih dari 45 º pada waktu menjalani akan berbahaya terutama dalam arah turun.
Agar supaya tangga tersebut menyenangkan dijalani, ukuran Optrade (tegak) dan Aantrede (mendatar) harus sebanding



Macam-macam bentuk tangga:

  •     Tangga Lurus, penginjaknya tegak lurus ibu tangga
  •     Tangga Serong, penginjaknya sama lebar tidak tegak lurus ibu tangga
  •     Tangga Baling, Penginjaknya tak sama lebar tak tegak lurus ibu tangga
  •     Tangga putar, anak tangga berputar mengikuti kolom penguat
  •     Tangga perempatan
  •     Tangga dengan bordes










Contoh diatas adalah contoh jenis tangga yang umum dipakai, untuk beberapa kasus bisa dilakukan modifikasi sesuai kebutuhan

Atap
Konstruksi Kuda-Kuda Untuk Rumah Tinggal Sederhana...
Menghitung Luasan dan biaya atap
Read More

Konstruksi Kuda-Kuda Untuk Rumah Tinggal Sederhana


Dalam pembuatan sebuah rumah tentu tidak terlepas dari bahan material kayu. Walaupun di zaman seperti sekarang ini kayu sudah mulai tergantikan oleh bahan seperti baja karena harganya yang relative mahal juga dirasa bahan kayu kurang awet baik oleh faktor cuaca, suhu maupun lingkungan sekitar.
Tapi, karena strukturnya yang ringan serta bisa dibuat dengan hiasan seni bernilai tinggi tak jarang jika ingin punya rumah bergaya arsitektural dan estetika yang tinggi, orang-orang cenderung lebih memilih bahan kayu untuk property rumah mereka.

Selain itu, karena didukung strukturnya yang ringan maka bahan kayu tepat untuk jenis bangunan tahan gempa. Salah satu konstruksi kayu untuk pembangunan rumah adalah kuda-kuda. Dimana kuda-kuda berfungsi sebagai penopang beban terutama beban dari atap yang didukung oleh bagian-bagian dari kuda-kuda itu sendiri seperti gording yang berfungsi untuk mengubah beban merata atap menjadi beban terpusat pada kuda-kuda, plafond an penggantung, usuk, reng, bracing(ikatan angin), balok bubungan dan sebagainya. Berikut contoh gambar untuk konstruksi kuda-kuda bangunan rumah sederhana.










Persyaratan bahan

    Semua kayu yang dipakai harus kering, berumur tua, lurus dan tidak retak, tidak bengkok dan mempunyai derajad kelembaban kurang dari 15% dan memenuhi persyaratan yang tercantum dalam PKKI 1970-NI.5.

Pekerjaan Konstruksi Atap

  1.     Kuda-kuda, gording, konsul, ikatan angin, klos, usuk, reng dan seluruh rangka atap dibuat dari kayu kualitas baik tua, kering atau tidak pecah-pecah.
  2.     Papan lisplang bisa digunakan kayu atau woodplank
  3.     Baut, mur, besi strip dari bahan besi / baja.

Ukuran kayu :
  •     Kaki kuda-kuda - ukuran 8/12 cm
  •     Pengerat - ukuran 8/12 cm
  •     Ander - ukuran 8/12 cm
  •     Skoor - ukuran 8/12 cm
  •     Nok - ukuran 8/12 cm
  •     Pengapit - ukuran 2 x 6/12 cm
  •     Gording - ukuran 8/12 cm
  •     Konsol - ukuran 8/12 cm    Usuk - ukuran 5/7   cm
  •     Reng - ukuran 3/4   cm / 2/3 cm tergantung jenis genteng yang dipakai
  •     listplank kayu - ukuran 3/30 cm / 2/20 cm

Pelaksanaan Pekerjaan.


  1.     Semua pekerjaan kayu yang harus diserut rata dan licin hingga memberikan penyelesaian yang baik dan sedikit penghalusan.
  2.     Kaso-kaso dipasang setiap jarak 50 cm, harus waterpass menurut kemiringan atap, sedangkan reng dipasang setiap jarak sesuai dengan ukuran genteng.
  3.     Permukaan kayu yang tampak (papan lisplank, skoor) harus diserut rata dan licin, setiap sambungan konstruksi atas agar diperhatikan adanya pen/joint yang berfungsi pengunci.
  4.     Pekerjaan kayu harus rata, melentur, bengkok



Read More

Bahan Material Dinding Bangunan Rumah yang Baik


Penutup Dinding
Dinding rumah yang baik adalah dengan menekan kuat penutup pada dinding (seperti plester dan acian) harus lebih rendah atau paling tidak sama kekuatannya dan lebih elastis dibandingkan dengan bahan material bangunan pembentuk dinding (seperti bata, dll) untuk mencegah terjadinya retak. Untuk cara mengatasi dan memperbaiki dinding rumah yang retak bisa klik disini.
 

Menggunakan bahan material bangunan rumah yang berkualitas seperti TR30 acian putih kemampuan tukang yang handal dan aplikasi semen yang tepat dapat mencegah terjadinya keretakan dinding bangunan. Kenali penyebab keretakan dinding bangunan di link ini, sebelum melakukan perbaikan.


x
x



Read More

Cara Memperbaiki Retak Pada Dinding


Cara Memperbaiki Retak Pada Bahan Material Dinding Bangunan Rumah


Banyak hal yang dapat menyebabkan masalah dinding retak. Sebelum melakukan perbaikan dinding retak, penting bagi kita untuk mengetahui penyebab retak itu sendiri. Dibawah ini merupakan pengecekan yang paling cepat terhadap macam-macam retak yang terjadi pada bata merah, bata beton dan bata ringan serta metode yang terbaik untuk memperbaikinya. Peneyebab retak struktur yang disebabkan oelh pergerakan struktural di dalam bidang dinding “Non Struktural”. Hal ini dapat dihindari/dicegah oleh metode konstruksi yang benar.
1. Dinding Retak Struktur Pada Bata-Plester dan Acian
Penyebab: Pergerakan stuktur karena pondasi, defleksi (mulai susut) balok atau gempa bumi. Pada retak seperti ini, bata didalam dinding biasanya sudah pecah, hingga retak terjadi di dalam plester dan aciannya. Retak yang terjadi adalah biasanya tegak lurus atau diagonal menyamping. Celah retak akan terbuka terus apabila struktur kembali bergerak.
Perbaikan: Sebaiknya dibuat celah kecil antara dinding dengan balok atas untuk mengurangi tekanan, isi celah tersebut dengan styrofoam/ karet kemudian untuk menyamarkannya dapat ditutup dengan lis kayu atau gypsum. Buka retak kira-kira lebar 1cm sampai ke bata, kemudian isi celah retak dengan adukan semen pasir 1:5 dengan ditambahkan polimer 4$, setelah 3 hari tutup dan rapihlkan celah yang sudah terisi plester sebelumnya dengan Acian Putih dan 4% polimer.

2. Dinding Retak Struktural Plester – Acian
Penyebab: Pergerakan struktur karena penyelesaian pondasi, defleksi balok atau gerakan gempa. Tipe retak ini, bata didalam dindingnya masih baik (tidak pecah), hingga retaknya hanya plester dan aciannya. Retak yang terjadi adalah biasanya tegak lurus atau diagonal menyamping. Celah retak akan terbuka terus apabila struktur kembali bergerak.
Perbaikan: Periksa untuk melihat retak memanjang sampai bata/tidak (seperti dalam poin 1.), jika celah-celah penyebab kemablai terjadi retak ketika struktur bergerak dan perluasan/gerakan sendi harus dipotong untuk melepaskan tekanan. (Seperti perbaikan dalam point 1).
Buka retak selebar kira-kira 1 cm samapai ke bata, kemudian isi celah retak dengan adukan semen pasir 1:5 dengan ditambahkan dengan polimer 4%, setelah 3 hari tutup dan rapihkan celah yang sudah terisi plester, sebelumnya dengan Acian Putih dan polimere 4%.

3. Dinding Retak plester- Acian Pada saluran Pipa
Penyebab: Celah pemasangan pipa listrik atau air yang tidak dipotong sampai bata. Celah hanya dibuat sampai bata. Celah hanya dibuat sampai plester atau pipa hanya diletakan diatas bata kemudian di plester kembali. Tipe retak ini biasanya menciptakan celah lurus speanjnag garis pipa.
Perbaikan: Buka kembali plester pada saluran pipa dengan lebar 5 cm. Bungkus pipa dengan kawat ayam kemudian isi celah  dengan adukan semen pasir 1:5 dengan ditambahkan polimer 4% setelah 3 hari tutup dan rapihkan celah yang sudah terisi plester sebelumnya dengan Acian Putih dan 4% Polimer.

4. Dinding Retak karena bahan Yang Berbeda.
Penyebab: Plesteran yang menutupi sambungan dinding yang berbeda misalnya pasanagan bata dengan permuakaan beton atau kayu. Tembok dengan mudah akan retak karena gerakan yang berbeda dari struktur dengan non struktur yang berbeda sifat. Tipe retak ini biasanya retak lurus sepanjang sambungan dam mudah akan muncul kembali setalh perbaikan.
Perbaikan: Diantara kedua permukaan tersebut harus dibuat dilatasi. Potong kembali plester sepanjang retak dengan maksimal 1 cm. Isi dengan plester + polimer 4%. Selesai 2mm lalu dengan Acian Putih dan Polimer 4%. Setelah satu hari buat tali, alur lurus 3 mm lebar dan 3mm mendalam sepanjang garis retak sebelumnya. Jika diinginkan tampilan yang rata maka isi tali air diatas menggunakan paintable sealant.

5. Dinding Retak Pada plester-Acian karena penyusutan.
Penyebab: Aplikasi acian terlalu dini pada plester yang belum berhenti menyusut karena plester terlalu tebal dalam satu kali aplikasi dan kadar lumpur yang tinggi pada pasir dalam plester 5%. Acian harus diaplikasikan minimal 14 hari setelah pleter ketika sebgian besar penyusutan telah berhenti.
Tips cara memperbaiki dinding retak ini seperti seribu (pecah telur), apabila diraba oleh tangan terasa lebih dalam retak ini dapat mengulang perbaikan. Isi retak sebelum pengecatan menggunakan Acian Putih dicampur dengan polimer 2% kemudian keesokan harinya ratakan dengan amplas halus setelah itu cat 5 hari.


6. Dinding Retak Rambut Pada Acian


Penyebab: Aplikasi acian terlalu dini pada plester yang belum berhenti menyusut, kadar lumpur yang tinggi pada pasir dalam plester, terlalu banyak/sedikit semen pada plester, terlalu banyak/sedikit air pada aplikasi plester, dinding plester terlalu kering dan aplikasi acian pada cuaca terik dan tiupan angina kencang. Tipe retak ini seperti retak seribu, retak ini dapat mengulang apabila kadar lumpur pada plester yang digunakan terlalu tinggi (>5%).
Perbaikan: Apabila kondisi retak rambut halus, gunakan base coat atau cat dasar untuk menutupnya, jika retak lebih besar dari garis rambut perbaiki retak.

7. Dinding Semen Acian Tradisional
Memiliki penyusutan tinggi selama waktu setting awal dan tukang akan terus menggosok acian untuk mengisi cwlah-celah. Setelah beberpa hari tukang kemabali mengisi dinding retak rumah yang terjadi dengan plamur. Acian semen tidak direkomnedasikan karena terlalu kaku serta mudah mudah retak dan lepas. Lebih baik dan lebih murah untuk menggunakan Acian Putih ysng dirancang untuk ikatan yang baik.




Read More

Penyebab Bahan Material Dinding Bangunan Rumah Retak


retak dinding
Penyebab dinding rumah retak ada dua macam yakni dinding retak struktur dan dinding retak rambut :

1. Dinding retak struktur :
• Retakan lebar
• Ukuran retakan > 1mm
• Terjadi akibat pergerakan tanah dibawah pondasi.
• Bila retakan > 2 mm, harus dilakukan perbaikan dengan merenovasi konstruksi fisik bangunan rumah

2. Dinding retak rambut
• Retakan bercabang-cabang
• Ukuran retakan < 1mm
• Terjadi akibat:
• Pekerjaan acian yang tidak sempurna misalnya aplikasi saat dinding dalam kondisi panas sehingga ikatan acian belum sempat menyatu dengan plesteran sudah kering terlebih dahulu



Acian semen yang tipis dan belum kering kemudian dilapisi lagi dengan acian
• Cat yang digunakan tidak memiliki elastisitas yang baik.
Mengatasi dinding rumah retak diatas dengan lakukan penyiraman air sampai jenuh terlebih dahulu pada bidang-bidang yang akan di aci agar kondisi dinding lembab.

Dinding retak rumah akibat penyusutan pada dinding


Dinding retak ini disebabkan oleh :
1. Beton, plesteran dan acian yang dibuat terlalu banyak air sehingga pada saat pengeringan akan terjadi proses penyusutan.
2. Dalam jangka waktu lama batu bata mengalami pemuaian
3. Retak akibat muai susut seperti ini sering terjadi pada sambungan-sambungan yang lemah seperti sudut-sudut pada jendela.

Dinding rumah retak akibat pergerakan pondasi atau dinding


Pergerakan struktur akan terjadi apabila :
1. Pondasi bangunan rumah tidak stabil, seperti satu bagian menurun akibat dari bagian lain yang kondisinya tidak baik.
2. Karena pergerakan struktur ditandai dengan retak secara diagonal.

Tembok rumah retak akibat pergerakan struktur


Dinding retak ini disebabkan oleh :
1. Bangunan tersebut menerima beban terlalu berat.
2. Batas toleransi berubahnya balok struktur adalah maksimum L/360 bentang yang banyak terjadi pada struktur.
3. Retak akibat balok struktur yang melengkung ditandai oleh retak horizontal sepanjang pasangan bata ringan diantara bentang balok.
4. Pergerakan dinding dapat juga terjadi oleh akar pohon yang mengangkat pondasi bangunan rumah tersebut atau terjadi penurunan pada tanah yang bersebelahan dengan bangunan tersebut.

Plaster dinding retak


Dinding retak ini disebabkan antara lain oleh :
1. Pasir dengan kadar lumpur dan organik yang tinggi.
2. Terlalu banyak/sedikit semen
3. Terlalu banyak/sedikit air
4. Persiapan substrate yang buruk
5. Dinding terlalu kering
6. Aplikasi pada cuaca panas yang sangat terik dan tiupan angin kencang.

Masalah dinding retak pada pertemuan dinding


Dinding retak ini disebabkan oleh :
Plesteran menutupi dua bidang yang berbeda, seperti misalnya pasangan bata dan permukaan beton.

Solusi dinding retak karena pertemuan dinding adalah :
1. Diantara kedua permukaan yang berbeda tersebut harus dibuat dilatasi.
2. Pada tempat yang dibuat dilatasi tersebut diisikan besi strip, fiber glass atau rubber sealent untuk memperkuat plester.
3. Daya rekat spesi pasangan bata pada sudut-sudut pertemuan dinding harus kuat karena pada tempat-tempat seperti ini rawan terjadi retak.

Penyebab dinding rumah retak karena pemasangan conduit


Dinding retak ini disebabkan oleh :
Chapping untuk menanam kabel (conduit).

Solusi dinding retak karena conduit adalah :
1. Sebaiknya conduit dibuat paling tidak satu hari sebelum dinding diplester dan chapping dilakukan pada permukaan bata.
2. Pastikan pekerjaan conduit telah selesai sebelum memulai pleteran dinding bangunan rumah pada kedua sisinya.

Sebab dinding rumah retak karena ketebalan plesteran


Dinding retak ini disebabkan oleh :

Perbedaan ketebalan plesteran akan menyebabkan penyusutan dan pengeringan yang berbeda dan akibatnya akan terjadi retak pada plesteran yang paling tipis terutama pada sudut.

Solusi dinding retak karena plesteran adalah :
Plesteran dibuat dengan ketebalan yang sama pada semua bagian.

Read More

Alat untuk menyambung Rangka Baja Ringan


Gambar: sambungan baja ringan
Sambungan Baja Ringan

Untuk merakit atau menyambung baja ringan menjadi  sebuah konstruksi  rangka baja ringan untuk atap atau bangunan sesuai dengan desain,  digunakan alat diantaranya self drilling screw (sekrup dengan mata bor di ujungnya).  Ukuran self drilling screw berbeda berdasarkan standar dari produsennya. Untuk pemakaian Self drilling screw hanya satu kali pakai  apabila mata bor pada ujungnya dan drat sudah rusak atau aus maka tidak bisa dipakai lagi.
 
Gambar: self drilling screw


Konstruksi rangka atap baja ringan dalam satu sambungan (joint), minimal  menggunakan  self drilling screw sebanyak  2 buah. Tetapi pada prateknya  untuk satu sambungan menggunakan minimal 3 buah screw hal ini bertujuan untuk menciptakan konstruksi yang benar-benar kuat karena apabila terjadi kegagalan satu screw maka beban tetap bisa di tanggung oleh screw yang lain. Pemakain screw di satu sambungan ditentukan oleh desain konstruski  berdasarkan kapasitas beban yang mampung ditanggung oleh screw.

Gambar: sambungan baja ringan dengan 3 buah  screw

Tumpuan konstruski atap baja ringan adalah kuda-kuda yang disambung  ke  ringbalok (beton yang terletak di atas dinding  yang tingginnya  kurang lebih 20cm dan  panjang sesuai dengan dinding) menggunakan dynabolt . Cara pemasangannya adalah  dynabolt di masukan  kedalam beton yang sebelumnya sudah dibor  yang  lubangnya sesuai dengan ukuran dynabolt kemudian baut dikencangkan sehingga batang  dynabolt akan tertarik dan bagian sayapnya akan mencengkeram kuat ke beton.


Gambar: Dynabolt
Gambar: Kuda-kuda baja ringan yang disambung ke beton dengan Dynabolt

Jika tidak memungkinkan untuk dibuat ringbalok maka tumpuan konstruksi atap baja ringan bisa buat dengan cara menggunakan bracket  yang  disambung dengan kuda-kuda  kemudian bracket tersebut di jepit dengan bata.  Hal ini bisa dilakukan dengan cara membuat lubang ke atas pada dinding  dengan ukuran kedalaman  sesuai bracket yang akan digunakan setelah bracket  semua terpasang kemudian lubang diplester kembali. Akan tetapi cara ini tidak disarankan karena  konstruksi rangka atap baja ringan kurang kuat dan proses pengerjaan sedikit lebih rumit.

Read More